Minggu, 29 Maret 2015

Singapura-Malaysia-SMK Darul Ehsan: Sudut Pandangku

Setiap mengakhiri kegiatan, abah terbiasa menulis catatan. Bukan untuk apa-apa.
1. Untuk bahan belajar, kelak,.. agar tak mengulangi kesalahan yang sama,.. dan bisa mengambil keputusan lebih cepat. Kecepatan membuat policy itu berbanding lurus dengan efektifitas dan efesiensi kebijkan yang diambil.
2. Lagi pula, destinasi berikutnya ke Mekah-Madinah-Cordoba-Paris-Nederland-Berlin-Roma-Istambul,.. Jauh lebih besar 7 negara dan jumlah hari lebih dari 2 minggu. Kesalahan yang tak perlu harus bisa diminimalisir lagi.

 
ctt 1: Lebih hati-hati dalam mengatur akomodasi dan trasnportasi. Perhitungkan lagi lebih teliti pembatalan, kelebihan kursi, kelebihan kamar dll. dalam Upaya meminimalisir kerugian — di Bandara Husen Sastra Negara Bandung.

 
ctt 2: Lebih tegas lagi menentukan tempat makan. Jangan sampai guide terlalu mengatur. Padahal harusnya memfasilitasi. Sayang sudah keluar uang besar, ternyata beberapa meja,.. makanannya masih bersisa
— di The Mesjid SULTAN Spore..


 
ctt 3: keramah tamahan itu no 1 — di SMK Darul Ehsan.


ctt 4: rasanya penting jika kita juga membuat kantin yang lebih terorganisir. Tanpa mematikan usaha kecil pedagang disekitar madrasah. (perlu menghuleng lagi)
— di SMK Darul Ehsan.



ctt 5: Andai saja membangun struktur dan infrastruktur pers madrasah bukan mimpi. Sayang sekali abah bukan guru dan atau pemangku jabatan yang layak.. Akhirnya bermimpi terus dan sulit mewujudkannya menjadi rencana yang lebih layak cry emotikon
— di SMK Darul Ehsan.


 

ctt 6: Mau dimana saja, Ibu pertiwi itu tetap saja Indonesia (cinta bandung,.. di Singapura pun tetep pakai kaus oblong bandung smile emotikon )
— di Anderson Bridge.


 

ctt 7: Malu sama note anak SD at Mesjid Jipaganti. Harus mulai di tanamkan ah,.. dalam diri bahwa tak sholat tepat waktu itu malu



ctt 8: Identitas diri itu tidak boleh sampai hilang. Bukan berarti mesti couvimistik, tapi tak lupa kacang pada kulitnya.
— bersama Irra Yusnita Darmawan.



ctt 9: Lihatlah patung merlion itu, catnya putih kusam,.. dibeberapa sudutnya malah agak kotor, tapi kemasan dan adv secara umumlah yang membuatnya menjadi destinasi utama dari ribuan pelancong.
— bersama Irra Yusnita Darmawan.


 

ctt 10: Penunjuk jalan yang efektif tapi tetap efisien. Ukurannya lebih kecil, lebih pendek. Tapi maksud dan tujuannya tercapai



ctt 11: Taman yang dibangun dengan pohon yang tak sulit dicari disekitar madrasah. Malah dikita cuma tumbuhan liar dipekuburan dan hutan. Tapi penataan dan pemeliharaan yang membuatnya terus dikunjungi orang. Andai saja suatu saat orang akan datang ke madrasah,.. bukan untuk belajar,.. tapi sekedar menikmati tamannya,.. cry emotikon sayang lagi-lagi tanpa waktu dan kesempatan yang layak ,.. hmm
— di Gardens by the Bay.


 

ctt 12: Orang datang ke taman malam hari. Aman!
— bersama Eulis Een Kania dan Irra Yusnita Darmawan di Gardens by the Bay.



ctt 13: Pelayanan publik bisa lebih maksimal setidaknya 2 hal:
1. Staf tidak kelelahan dijalan, karena tempat kerja dan tempat tinggal tidak jauh.
2. Suasana kerja yang bersih dan teratur,.. sampai-sampai orang lupa. Ini Kantor bersama atau tempat wisata???
— bersama Irra Yusnita Darmawan di Putrajaya, Wilayah Persekutuan, Malaysia.



ctt 14: Yang tidak kita berikan pada para siswa madrasah kita adalah keikut sertaan dalam lomba. Bagaimana bisa berprestasi, kalau ikut lombapun tidak?
Pengalaman ini menunjukkan, hal yang biasa-biasa bisa menjadi luarbiasa. Persis seperti cerita memberdirikan telurnya Colombus!
— di SMK Darul Ehsan.


 

ctt 15: Ka Ayi,.. teh @rani hanifah konsep abah rasanya jauh lebih baik. Tapi ingat yang sering abah bilang. Pekerjaan/ide apapun,.. yang lebih baik itu yang terwujud. Taman ini jauh lebih baik dari kita,.. hanya karena, taman ini mah ada! kadeleh! Taman kita yang susah payah kita buat itu tak dipelihara,.. sayang sekali. Kita pelihara lagi yuk! kiki emotikon



ctt 16: Keteraturan! itu yang kita sering tak punya. Kita bisa saja bilang kita lebih kreatif. Tapi kreatifitas ditengah chaos itu kehancuran! tak ada Indahnya!
— di SMK Darul Ehsan.



ctt 17: Manajerial yang baik, teratur. Kita belum punya itu! SMK Darul Ehsan ini, mempunyai kelebihan dalam hal itu.
— di SMK Darul Ehsan.



ctt 18: Prinsip penyimpanan arsip dan perpustakaan itu patut kita coba. Sehingga gudang kita bisa lebih ringkas


 

ctt 19: Jamuan ini tak sekedar disyukuri karena makan-makannya semata kiki emotikon tapi keramahannya! itu!



ctt 20: Saudara dari sebrang lautan: Ibu Pengetua SMK Darul Ehsan Noraizan bt Brahim dan cikgu Ayadurai. Tanpa kerjasama MNS-SMKDE-MTsN MTs Negeri Pasirjambu. Sulit sekali mewujudkan cita-cita abah memberikan wawasan lebih pada para guru. Terima kasih puan dan cikgu semua kiki emotikon


 

ctt 21: Lagi-lagi kemasan dan sudut pandang!
— bersama Irra Yusnita Darmawan.



ctt 22: Sulit sekali menyenangkan banyak orang itu. Mohon maaf, jika abah tidak berhasil menyenangkan bapak - ibu guru MTs Negeri Pasirjambu semua. Bagi abah setidaknya mimpi membuka wawasan tahap 2 sudah terwujud, tinggal tahap berikutnya kiki emotikon
— bersama Kusti Kustiningsih Nendi dan Asep Nirwan.



ctt 23: Penghargaan, ini yang sering saya maksud bu Yuyun Yuningsih. Jangan terlalu duniawi. lihat yang mereka lakukan ini Sederhana kan? yang penting dihargai!